

sebut saja nama itu Adit.
hah.. dalam samar aku menyayanginya
dalam lamunan aku merindunya
namun dalam kesadaran aku jenuh padanya
dia terlalu jauh untukku rengkuh
dia terlalu dingin untukku peluk
dia terlalu tinggi untukku gapai, dan
dia terlalu sempurna untukku miliki
sosok itu dalam diamm merayap dalam reluh hatiku
mengobrak-abrik sisi hatiku yang belum terjamah
meski sebenarnya, hatiku telah hancur sebelum "adit"
ini terlalu rumit untukku mengerti
sosok itu kian mendekat.
namun kala inginku rengkuh bayangan itu menjauh
hingga yang ada hanya memberikanku punggung,
punggung rata dan tanpa sapa
disini aku bermunajat
entah apa yg aku gumamkan.
entah apa yang aku minta
yang ku ingat hanya untuk adit.
ahc bodohnya....
ntah setan apa yang telah membawa adit
dalam lamunan dan imaginasiku
hanya restu Illai Robbi
yang dapat memutarkan hati Adit untukku
yah hanya untukku...